UNIKOM MENGABDI DAN BERKONTRIBUSI

BANDUNG, UNIKOM– Aspek Tridharma Perguran Tinggi yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat merupakan aspek yang berkaitan satu sama lain dan tidak dapat dipisahkan. Ilmu yang diperoleh dari penelitian tidak dapat diteruskan bila tidak adanya pengajaran dan pendidikan. Kemudian ilmu yang telah disalurkan tidak akan mendapat nilai apapun bila tidak diimbangi dengan penerapannya pada masyarakat. Terlebih masyarakat pun turut ambil andil dalam pemberian ide, pengembangan serta inovasi dari penelitian yang telah ada. Karenanya, ketiga aspek Tridharma Perguruan Tinggi merupakan sinergitas yang tak terpisahkan.

Menyikapi pentingya penerapan Tridharma Perguruan Tinggi mendasari sejumlah bidang kerja atau program studi di Unikom untuk merealisasikan ketiga aspeknya, terutama dalam hal pengabdian pada masyarakat. Berbagai program dan kegiatan digagas oleh akademisi Unikom agar keberadaannya sebagai intelektual publik dapat memberikan manfaat di masyarakat.

 

Membangun Masyarakat ‘Melek’ Hukum

Memberikan pencerahan kepada masyarakat agar ‘melek’ dan ‘sadar’ hukum merupakan tujuan utama Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) yang diadakan oleh Fakultas Hukum Unikom, Senin (7/5/2018). Bertemakan “Meningkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat”, kegiatan tersebut diikuti hampir 100 peserta yang memadati Aula Desa mulai dari jajaran Aparat Desa hingga perwakilan 32 Rukun Warga (RW) yang ada di wilayah tersebut.

Menurut Dr. Sahat Maruli T. Situmeang, S.H.M.H, selaku Penanggungjawab Kegiatan P2M juga Ketua Program Studi Ilmu Hukum Unikom, tema yang diusung kali ini merujuk pada realitas bahwa sebagian besar masyarakat memang mengetahui hukum tetapi kurang memahami implementasinya. “Walaupun masyarakat telah mengetahui hukum, tentang aturan secara umum yang dilarang dan diperbolehkan, tetapi mereka kurang memahami implementasinya dan risiko yang mungkin saja bisa dialami ketika mereka secara sadar maupun tidak melanggar aturan tersebut hingga terjebak dalam kasus hukum,” ujarnya.

Tak henti sampai disitu, kontribusi FH Unikom untuk memberikan pencerahan mengenai hukum juga dilakukan dengan memperkenalkan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) yang dimiliki FH Unikom. Hal itupun diapresiasi positif oleh para peserta, bahkan menurut rencananya Desa Cilame akan membuat kantor bantuan hukum untuk memfasilitasi masyarakat setempat dimana FH Unikom secara khusus diminta berpartisipasi di dalamnya dengan memberikan sosialisasi ataupun pelayanan konsultasi.

 

Mengembangkan Potensi Bumdes sebagai Kekuatan Ekonomi

Selain Fakultas Hukum Unikom, Program Studi Komputerisasi Akuntansi (KA) Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Unikom mewujudkan kontribusi nyatanya pada masyarakat melalui “Pemberdayaan Masyarakat dalam Membangun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Palasari Kecamatan Ujung Jaya Kabupaten Sumedang”.

Sebanyak 20 peserta hadir dari Staf BUMDes SATIA Desa Palasari, Staf Desa Palasari dan Staf BPD Desa Palasari, mengikuti kegiatan yang digelar di Kantor Kepala Desa Palasari, Kecamatan Ujung Jaya, Kabupaten Sumedang, Senin (27/8/2018). Menurut Dony Waluya Firdaus, S.E.,M.Si selaku Ketua Pelaksana, pihaknya memilih Desa Palasari sebagai tempat pelaksanaan PKM karena wilayah ini berpotensi salah satunya di bidang pertanian dan baru mendirikan BUMDes dengan nama BUMDes SATIA.

Ketiga pokok bahasan yang disampaikan secara khusus membahas keberadan BUMDes mulai dari dasar hukum, tujuan, permodalan, hingga beberapa hal yang harus dipersiapkan dalam mendirikan BUMDes. Sementara itu E-Commerce ditujukan untuk memperkenalkan dunia digital di Indonesia termasuk contoh e-commerce dan dropship yang saat ini tengah menjamur di dunia bisnis sebagai salah satu sistem pemasaran. Usai memberikan materi, Prodi KA FTIK Unikom pun melalukan penandatangan nota kesepahaman lanjutan dengan BUMDes SATIA Desa Palasari Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang.

 

Karyakan Produk Unggulan Desa

Masih berbicara tentang wilayah pedesaan, ternyata banyak potensi yang dapat digali di dalamnya. Selain memanfaatkan keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), tiga dosen Unikom terdiri dari Dr. Adeh Ratna Komala, S.E., M.Si (Program Studi Akuntansi), Adi Rachmanto, S.Kom, M.Kom (Program Studi Akuntansi) dan Wira Mahardika Putra, S.Ds, M.M (Program Studi Desain Komunikasi Visual) melakukan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertajuk “Maju bersama Perkembangan Teknologi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Pengusaha Pemula Produk Simping di Desa Cibogohilir Plered Purwakarta”. Program yang berlangsung sejak Maret-Oktober 2018 ini merupakan bagian dari Program Hibah Dikti yang telah diusulkan oleh ketiga Dosen Unikom tersebut.

Program ini memberikan kontribusi kepada masyarakat yang memerlukan pendampingan dalam mengembangkan usaha berbasis teknologi dan informasi. Adapun pemilihan Desa Cibogohilir didasari pada program pengembangan ‘Produk Unggulan Desa’ (Prudes) yang merupakan salah satu program prioritas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mandes PDTT). Hal ini sejalan karena Desa Cibogohilir yang berada di Kecamatan Plered Purwakarta turut berupaya menjalankan Prudes tersebut.

Simping adalah makanan ringan berbentuk bulat tipis seperti lembaran yang menjadi Prudes Desa Cibogohilir hingga saat ini. Simping termasuk dalam salah satu makanan atau kudapan ringan yang telah dibuat secara turun temurun oleh masyarakat setempat dan menjadi makanan tradisional Kota Purwakarta. Diantaranya terdapat dua kelompok usaha yang mengembangkan usaha Simping tersebut yaitu Kelompok Usaha Wijaya Kusumah yang diketuai Ibu Titi Setiawati berdiri sejak tahun 1990 namun baru memproduksi Simping sejak 2017 dan Barokah Mandiri yang berdiri awal tahun 2017 dan diketuai oleh Ibu N.Ilah Rosidah.

Adeh bersama anggota pengusul dari Unikom yang berada pada bidang keilmuan beragam berinovasi dalam mengembangkan usaha tersebut dengan memberikan pelatihan penulisan laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP),  yaitu laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, neraca dan laporan arus kas. Selain itu, dosen Unikom pun membantu menginovasi desain kemasan, salah satunya membuat perancangan Logo Mrs. BarMan untuk kelompok usaha Barokah Mandiri dan Logo Wijaya Kusumah. Sesuai dengan konsep teknologi dan informasi, inovasi pun dilakukan dengan melakukan pengembangan website Desa Cibogohilir.

 

Terapkan Sitem Pembelajaran Berbasis IT

Sebagai perguruan tinggi yang mengedepankan IPTEK, Unikom senantiasa mengikuti perkembangan teknologi secara berkelanjutan. Bahkan, Unikom mendukung agar elemen pendidikan turut menerapkan sistem pembelajaran berbasis IT dimana salah satu bentuk dukungannya melalui “Pelatihan Microsoft Office” yang digagas Program Studi Teknik Informatika (IF) Unikom kepada 50 guru Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat.

Pelatihan yang digelar pada Sabtu (1/9/2018) di Laboratorium 6.009 Smart Building Unikom merupakan pelatihan lanjutan yang diberikan kepada PGRI Cabang Kec. Cisarua dimana sebelumnya kegiatan serupa telah dilaksanakan tahun 2017 di PGRI setempat. “Tahun lalu kami sudah melakukan kegiatan pengabdian masyarakat bersama Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika ke PGRI Cabang Kec. Cisarua, kebetulan saya hadir sebagai pemateri bersama Pak Angga untuk menjelaskan tentang office dasar, setelahnya kami mencoba membangun kerjasama dalam bentuk MoU untuk memberikan pelatihan IT lanjutan kepada guru-guru yang ada di wilayah tersebut dan kegiatan hari inilah salah satu realisasinya,” ujar Hanhan Maulana, S.Kom.,M.Kom sebagai Ketua Pelaksana.

Mengenai materi yang disampaikan yaitu “Penerapan Fungsi dalam Microsoft Excel” oleh Gentisya Tri Mardiani, S.Kom.,M.Kom dilanjutkan materi “Microsoft Power Point” oleh Rangga Gelar Guntara, S.Kom.,M.Kom. Pentingnya para guru mengasai materi Microsoft Office dasar sesuai dengan penerapan Kurikulum 2013 (Kurtilas) dimana setiap sekolah dituntut untuk menyampaikan materi pembelajarannya melalui media.

 

Membina Pascarehabilitasi BNNP JABAR

Program Studi Teknik Informatika (IF) bersama Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Unikom memberikan pembekalan skill kepada ± 20 peserta binaan Pascarehabilitasi dari Program Rehabilitasi Berkelanjutan yang diusung Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat (BNNP Jabar). Pembekalan skill yang dikemas dalam ‘Kegiatan Pelatihan Aplikasi’ berlangsung selama dua hari, pada 5 dan 14 September 2018 di Laboratorium 6.009 Lantai 6 Smart Building Unikom.

Melalui pelatihan tersebut, peserta binaan yang umumnya masuk ke dalam kategori dewasa muda atau berusia diatas 18 tahun, memperoleh materi terkait beberapa aplikasi, terdiri dari: 1) Ms. Word; 2) Ms. Power Point; 3) Ms. Excel; 4) Adobe Photoshop; 5) Corel Draw; dan 6) Editing Video. Adapun dosen yang terlibat sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut, antara lain: 1) Hanhan Maulana, S.Kom.,M.Kom; 2) Angga Setiyadi, S.Kom.,M.Kom; 3) Richi Dwi Agustia, S.Kom.,M.Kom; 4) Adityo B Hardoyo, M.Ds; 5) Merlina Fatimah Nasrudin, M.Ds; dan 6) Deddy Kurniawan, M.Ds.

Menurut Dr. Yosi Eka Putri selaku Fasilitator Rehabilitasi Sie Pendampingan BNN Republik Indonesia (BNN RI program rehabilitasi berkelanjutan atau dikenal dengan Layanan Vokasional Pascarehabilitasi, diharapkan agar para binaan bisa pulih dalam arti secara individu memiliki fungsi sosial yang baik dan memiliki ilmu atau skill yang bisa merangsang mereka untuk mengembangkan dirinya.

Sementara itu, Kasi Pascarehabilitasi Bidang Rehabilitasi BNNP Jabar, Birin Bendrayuli, S.Sos.,M.AP menyebutkan bahwa selama ini pihaknya merasa terbantu atas kerja sama yang terjalin antara BNNP Jabar dengan Unikom, karena banyak diantara peserta binaan yang tertarik untuk menggali wawasan di bidang IT dan desain, sehingga kerja sama yang sudah berjalan tiga tahun ini sangat menguntungkan dan bermanfaat terutama bagi peserta binaan.

 

Alumni Mengajar

Bentuk sinergi dan kolaborasi untuk memberikan pengabdian tidak hanya dilakukan dengan masyarakat. Seperti halnya kegiatan yang digagas oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan (IP) Unikom yakni “Alumni Mengajar” pada Senin (22/10/2018). tersebut menghadirkan salah satu alumni Prodi IP Unikom, yakni Ronald Al Kautsar, S.IP yang saat ini berkiprah sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Bagian Analis Pemerintahan di Pemerintahan Kota Cilegon.

Ronald memaparkan materi dari sisi teoritis dan pengalaman praktis selama berkecimpung di ranah pemerintahan, kepada peserta kegiatan ‘Alumni Mengajar’, diantaranya mahasiswa semester tiga yang tengah mengampu mata kuliah Studi Konstitusi, Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, serta mahasiswa baru di lingkungan prodi tersebut.

Kegiatan ini digagas sebagai upaya untuk menjaga hubungan baik antara prodi dengan alumninya, serta menjadi ajang berbagi ilmu, pengetahuan, dan pengalaman yang diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa di lingkungan Prodi IP Unikom. Terlebih, alumni yang dihadrikan kali ini telah membuktikan keberhasilan studinya dan mampu bersaing di univeristas masyarakat hingga menjadi PNS.

 

Mahasiswa di Masyarakat

Semangat memberikan kontribusi tidak hanya ada dalam diri para dosen, melainkan mahasiswa Unikom juga turut berperan aktif menyalurkan pengabdiannya pada masyarakat. Aktivitas pengabdian diwujudkan dalam berbagai macam cara kreatif yang sejatinya memiliki tujuan sama yakni memberikan manfaat bagi banyak orang.

Sebut saja salah satunya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Protokoler Mahasiswa (KPM) Unikom yang menyentuh masyarakat dengan kemampuan Public Speaking. KPM Unikom membagikan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki kepada Karang Taruna RW 01 Sekeloa, Bandung, melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat & Bakti Sosial bertajuk ‘Sharing is Caring’ pada Rabu (6/6/2018).

Tema public speaking yang dipilih mengacu pada kebutuhan setiap orang untuk menguasai kemampuan tersebut tanpa memandang profesi, pekerjaan, dan ranah keilmuan. Selain bermanfaat dalam segi karir, seseorang yang mahir public speaking pun akan lebih mudah beradaptasi hingga mendukung pergaulan sosialnya terutama dalam sebuah organisasi.

Jika KPM Unikom memberikan kontribusinya sesuai dengan keilmuan yang dimiliki, hal ini turut dilakukan Himpunan Pengusaha Mahasiswa (HIPMA) Unikom melalui Pengabdian Masyarakat atau Penmas bertajuk “Konkretisasi Jiwa Sosial dalam Bermasyarakat”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada 15-16 Agustus 2018 digelar di Desa Mekarjaya, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung dengan serangkaian agenda, yakni: 1) Pengadaan Taman Baca Masyarakat di Madrasah Nurul Wahid; 2) Sosialisasi Pentingnya Cita-Cita; 3) Sosialisasi Pentingnya Berwirausaha di Usia Dini; dan 4) Mengunjungi Usaha Rumahan Masyarakat.

Selama beberapa bulan, HIPMA Unikom pun berkomitmen untuk memberikan pembinaan secara berkelanjutan pada Taman Baca Masyarakat dan pencarian buku donasi juga akan tetap berjalan bersinergi dengan Komunitas Pecandu Buku, Komunitas Perpustakaan Jalanan Banjaran, dan para donatur buku.

Berbeda dengan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unikom yang memberikan bentuk pengabdiannya melalui kegiatan donor darah. Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung dan Korps Sukarela PMI (KSR PMI) Unikom, kegiatan sosial tersebut berlangsung di Ruang L.018 Smart Building Unikom, Senin (15/10/2018) dengan target 100 pendonor.

Menurut Muhammad Alief Rahman selaku Ketua Pelaksana, “…kami ingin memberikan kontribusi positif yang berdampak luas bagi masyarakat juga menjadi momentum untuk lebih mendekatkan diri antara Hima IK dengan Civitas Akademika Unikom,” ujarnya. Melalui berbagai bentuk pengabdian yang dilakukan oleh Civitas Akademika Unikom diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas dan menginspirasi banyak pihak untuk melakukan kegiatan positif lainnya. (Direktorat Hms & Pro)

About Author
admin

Leave a Comment

Name*
Email*
Website